Minggu, 04 September 2016

Kegalauan

Kesunyian malam mengantarkan ana pada sebuah angan yang mungkin sangat sulit untuk diraih. Kalian fikir memutuskan sebuah pilihan itu gampang? Dulunya iya ana berfikir apa susahny untuk memutuskan ya tinggal pilih aja yang kalian inginkan, apa susahnya sih? (itu saat ana benar-benar dalam keadaan bocah hmm bisa dibilang untuk mikir kedepan pun tak sampai). Taulah ya maksudnya memutuskan apa, eits bukan masalah percintaan lo. Ternyata memang benar memilih 1 pilihan itu sangat sulit, sangat berisiko, sangat memacu adrenalin, menyita waktu, bahkan untuk berfikir yang lain pun cukup sulit, karena selalu dihantui monster bayang-bayang seperti film Upin-Ipin. Yap tepat, pada akhirnya kita akan menemukan titik dimana kita harus tetap memilih dan menanggung risiko yang ada. Seperti Ultraman yang harus mengambil resiko terjatuh, tertendang, terhempas karna ingin menyelamatkan orang (ya orang itu maksudnya manusia), itu pilihannnya.
Kembali kepembahasan, sebenarnya sekarang pada intinya ana benar-benar lagi buntu sebuntu-buntunya (bukan buntu dalam keuangan ye, ini lebih buruk dari tak punya uang), oke fix ana berada dipilihan yang merobek fikiran, merusak hati, selalu meraung-raung, ana belum menemukan kejelasan, belum menemukan titik yang akan menghanyuti ana kedalam kehidupan yang seharusnya ana jalani sampai nanti. Entahla.. Ana kira tak akan menjumpai pilihan sesulit ini, tapi Allah menguji kemampuan dan kesabaran ana menghadapi ini, ana tau Allah telah menyiapkan sesuatu yang mungkin bisa disebut kado terindah buat ana. Ana selalu bersyukur atas apa yang ana peroleh.


Ana berdoa meminta petunjuk, namun sulit untuk ana menemukan jawaban ini. Ana kudu kuat, kudu sabar dan tenang insyaallah ana mendapatkan jawaban yang terbaik. Insyaallah ..
Sesungguhnya kita hanya mencoba untuk bahagia dalam segala macam bentuk kehidupan yang kita terima. Setidaknya walaupun kita tidak bisa menjadi jalan besar, cukuplah menjadi jalan setapak yang dilalui banyak orang.
Bersabar, berdoa dan ikhtiar serta lakukan dengan tindakan, akan lebih baik.
SABAR, tulisanne mung sitik, nek ngelakoni setengah MODAR 😂😂


Kamis, 26 Februari 2015

Artikel : Penghibur Hati yang Sedih dan Galau


Penghibur Hati yang Sedih dan Galau
Opini Dakwah 

Pernahkah hati anda merasakan suatu kekosongan dan kegalauan yang sangat meresahkan ? Merasakan ada sesuatu yang hilang dalam diri ini, lalu bertanya-tanya dan mencari-cari apakah gerangan yang hilang itu. Nah, ini bukan cuma omongan yang tanpa kenyataan. Akan tetapi setiap manusia tidak bisa mengelak bahwa ada saat-saat dirinya merasakan “kehilangan” sehingga hatinya kosong, lalu berusah mencarinya. Lucu kedengarannya, akan tetapi itulah kita.

Artikel : Kehidupan Menurut Pandangan Islam

 


Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat; Abdurrahman An-Nahlawi
Sistem pendidikan itu sangat beragam, sejalan dengan keragaman pandangan manusia terhadap kehidupan, mulai dari pandangan optimistis hingga pandangan pesimistis. Demikian, penjelasan tentang kehidupan dan peranannya dalam Islam menjadi sesuatu yang sangat penting.
1. Kehidupan: Ajang ujian dan cobaan Allah
Islam memandang kehidupan dengan kesungguhan serta sikap tanggung jawab. Jika kita memperhatikan pandangan Islam terhadap manusia, kita akan menemukan bahwa kehidupan manusia itu mengalami proses penciptaan yang diawali dengan peristiwa Allah menciptakan Adam dari tanah kemudian menyempurnakannya serta meniupkan kepada manusia sebagian dari ruh-Nya. Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk sujud kepadanya.
“Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama [malaikat] yang sujud itu.” (al-Hijr: 30-32)

Minggu, 01 Februari 2015

Artikel : Arti Kehidupan Yang Sesungguhnya


 

Kadang terlintas dipikiranku,
Apa sebenarnya arti kehidupan ini sesungguhnya?
Setiap manusia tentunya memilki kehidupannya masing-masing.
Semuanya memiliki arti kehidupan yang berbeda.
Seperti kamu dan aku tentu berbeda tentang pengertian hidup.
Berbeda manusia berbeda pula arti kehidupan seseorang dan setiap manusia juga mempunyai jalan masing-masing untuk hidup.
Hal inilah yang menyebabkan setiap manusia
mempunyai pengertian hidup yang berbeda.
Ada yang sadar dan ada pula yang tidak menyadari
apa sebenarnya arti dari sebuah kehidupan yang sesungguhnya.
Tidak ada yang bisa menyangkal
kalau seseorang belum mengetahui akan arti sebuah kehidupan yang sesungguhnya.
Tentu semuanya memerlukan proses.